GENDER PROBLEMS

Jumat, 02/12’11

 

Ya ampuuun, pembicaraanku sama pak biv berfaedah banget lhooo!!
Awalnya sih mbahas tentang tugas posterku tentang Gender, Stress dan Kesehatan Mental~

disana mbahas…

betapa cewek itu nggak bisa menentukan body imagenya sendiri n body image yang diinginkan lawan jenisnya
==> kalo cowok, mereka tau body image mereka gimana dan body image cewek seperti apa yg mereka inginkan
==> tapi cewek cenderung menganggap badan mereka selalu minus di banyak tempat, dan nggak bisa menentukan sendiri bagian mana yang plus. Mereka selalu butuh orang lain buat menilai mereka.

dan karena mereka butuh orang lain untuk menilai mereka, body image yang ada di otak mereka ya body image hasil deskripsi orang lain…

plus mereka selalu memperhatikan trend…kalo sekarang trennya kurus ceking, ya mereka bakal diet sampe mathek~

bahkan barbiepun kurus…

Dan katanya, banyak juga model yg ngerokok gara2 ngerokok itu bisa ngurangi nafsu makan


#whatapitty
#nggakngaca
#padahalberuangsatuinijugalagidiet

#tapiakunggakngerokokreeek…

trus pak biv juga bilang kalo
cowok ==> tau tipe cewek seperti apa yg dia inginkan dan nggak bakal berubah sampai kapanpun. Dia adalah makhluk yang cenderung stabil dan sulit berubah… Dia seneng2 aja ada cewek yang suka ma dia n confessing ke dia, tapi hubungan mereka nggak bakal berakhir baik.

seems like dream comes true, but it’ll ended badly eventually…

makhluk bernama cowok ini menang milih, mereka nggak biasa dipilih. karena punya insting untuk berburu, bukan diburu~

cewek ==> nggak tau tipe cowok yang diinginkan. Terkadang ada satu keriteria, kadang nambah, kadang berkurang, kadang ganti2…makhluk yang terlalu dinamis dan cepat berubah2. Dipengaruhi hormon yang nggak stabil. Disaat mereka nggak suka ma orang yang naksir mereka, mungkin saat ini mereka nggak suka…tapi lama2 mereka bisa jatuh hati juga…

get used to be with you, look like that

makhluk bernama cewek ini memang menang nolak. Tampak gak adil emang…tapi kan kalo nggak suka tinggal nolak, kalo suka diterima…beres kan?

 

Tapi tiba2 terlintas di kepalaku sesuatu yang lagi trend saat ini…

COWOK YANG GENDERNYA CEWEK!!

 

Kuma: Kalo cowok yang gendernya cewek gimana? apa mereka berburu seperti cowok pada umumnya atau diburu kayak cewek lainnya?

 

Pak biv langsung pasang tampang ‘what the hell with this kind of question??!!’

#lalalalala~

#dududududu~

 

dan beberapa saat kemudian datanglah mas brian yg mengaku ngakak di tengan kuliah gara2 baca updatean statusku di FB…(pertanyaannya tak jadiin status soale~)

 

dan dia menjawab dengan pandainya

“Dalam hubungan antara dua orang, intimacy relationship antara cowok dan cewek itu artinya menyatukan hal yang berbeda…, jadi harus ada dua gender yang berbeda. Kalo feminin ma feminin atau maskulin ma maskulin, hubungan mereka nggak bakal bisa jalan. Peran gender yang harus dilengkapi jadi nggak bisa jalan kalo keduanya bergender sama.”

 

kalo si cowok emang bergender feminin, berarti dia diburu…

kalo cewek bergender maskulin, maka dia akan berburu~
hoooooooo~
#angguk2

aku jadi mikir….genderku apa ya?

 

next!! pembicaraan berfaedah selanjutnya adalah

Efek ketidak puasan terhadap body image yang notabene adalan anorexia bulimia…

gangguan makan yg gak unyu banget X(

 

tapi berhubung di korea udah jamannya operasi plastik, mungkin mereka yg mengalami anorexia bulimia nggak begitu banyak~
mungkin di negara yg belum musim oplas masih musim eating disorder, hahahahaha

ekstrimnya, di korea itu sampe ada berita kalo ada orangtua yang ngehadiahin anaknya oprasi plastik setelah lulus SMA??!! What the hell!!!! =_=;

 

aku cuman bingung aja,

padahal salah satu kebahagiaan kecil si beruang unyu ini adalah saat ada tetangga atau orang lain yang bilang

“kamu mirip mamamu ya!” atau “kamu mirip ya ma papamu”

gtu…
lha terus kalo oplas kan nggak mirip sapa2

trus kalo ditanya

“kamu anaknya sapa??!!” gimana?

ckckckckck~

 

trus dijawab ma pak biv

“Itu mah sama aja sama kayak orang dibilangi ‘kon iku HOMO!!’ trus dijawab “biarin, yang penting gantheng’ gitu kum…”

 

“Siapa pak yang nggantheng? Orang yang ditanyai tadi atau pacarnya yg gantheng?”

 

dan pak biv langsung pasang ekspresi

“Pertanyaan apa ini?”

hahahahahahaha…XD

 

Dan tambahan info dari mbak asih kalo soal dalam jumlah percobaan bunuh diri, cewek yang lebih banyak

sedangkan dalam jumlah yang sukses bunuh diri, cowok lebih banyak

karena cewek  biasanya woro2 kalo pengen mati lewat apapun, termasuk social network jadi sempat ditahan

sedangkan cowok ….ngak pake woro2, langsung terjun…

ckckckck~

 

Dan ada highlight perbedaan usaha bunuh diri cowok dan cewek tuh ada di…
#JEJEEEEENG!!!
C A R A N Y A…

Cewek ==> lebih memilih mati dengan racun atau menyayat pergelangan tangan. Karena mereka tetap menginginkan penampilan yang cantik saat ditemukan orang (makanya matinya lama dan cenderung bisa diselamatkan)

 

Cowok ==> lebih berfokus pada keberhasilan bunuh diri, makanya mereka lebih memilih cara yang ekstrim seperti menembak kepala, gantung diri atau terjun dari ketinggian. Mereka malah malu kalo bunuh dirinya nggak berhasil dan diselamatkan orang (Hidup guweh boleh gagal men! Masak bunuh diri aja nggak berhasil? Mau ditaruh mana muka guweeeeh? #anggapsajabegitu)

perbedaan gender itu membingungkan…

 

 

OH IYA!! Tambahan!!
Kenapa pendorong niatan untuk bunuh diri biasanya lebih cenderung bergender feminin??
seperti putus cinta, kecewa, balas dendam, membuat orang yg menyakiti kita menyesal, dan menyusul kekasih tercinta~
karena yang bisa diambil datanya tuh cewek, secara….yg banyak gagal adalah cewek
sedangkan cowok?? Gimana ambil datanya???
#horror

Advertisements

6 thoughts on “GENDER PROBLEMS

  1. Inti dari kisah yang kisanak tulis adalah bagaimana menyatukan 2 insan yang secara mental berbeda begitu ya ?
    Seperti Cewe yang gender nya Cowo dgn Cowo yang gendernya cewe begitu juga sebaliknya atau punya kesamaan mental…….
    Mungkin sensei mau mengakui klo aslinya Cewe yang gendernya Cowe *nah lho

    • Naaah!! itu juga bagus!

      mempersatukan dua ekor manusia dengan SEX dan GENDER yg berbeda~
      #agakbingung

      aku mah cewek dengan gender betina…XP
      wkwkwkwkwk

  2. “(Hidup guweh boleh gagal men! Masak bunuh diri aja nggak berhasil? Mau ditaruh mana muka guweeeeh? #anggapsajabegitu)”>>kata hati yang super sekali. Kegagalan mungkin memang keberhasilan yg tertunda, tapi gagal berkali” apalagi buat urusan bunuh diri memang lebih memalukan tampaknya. Kalo kita sukses bunuh diri, meskipun diomongin orang pun rohnya cuek aja, kalo iseng mungkin bisa ngehantuin yg ngomongin. Tapi kalo gagal bunuh diri, kita diomongin n tau kalo lagi diomongin. Ini memicu sekuel usaha bunuh diri, dan kalo gagal lagi, coba lagi. *angguk2 sambil elus2 jenggot* #gosok2bungkusminumanprodukgelasanberhadiah

    • kalo diomongin orang
      “ya ampuuun, orang yg kemaren bunuh diri itu pasti gara2 sering gagal dalam pekerjaan dan percintaan eah jeeenk”

      si hantu bisa jawab
      “yang penting guweh berhasil bunuh diri meeen!! Eoh belom pernah berhasil bunuh diri kaaaan??”
      #sambilmelet2

      iya nggak seh?
      XD
      #koplak.com

      • tepat sekali, pasti kayak gitu kata-kata yg bakal diucapin sama arwah orang yg bunuh diri ke orang2 yang ngrasani dia… *angguk2*

        • Udah lama gak ngikutin tulisan jenius dari penulis blog yg mengaku bahwa dirinya seorang koplak ini bikin inget cara ngakak dg baik dan benar. Akakakakak!!!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s