5. A Kiss to Settle an Ever After

20160714-IMG11

This is my fanart about School for Good and Evil again, for the second book of this trilogy XD This time, Agatha wished to go back to school and find Tedros her soulmate…I mean, her prince. And here they are again…in the school for good and evil…but no, school for boys and girls…after Sophie and Agatha’s happy ending, girls thought that boys aren’t needed at all. It becoming a world without princes.

I love this scene!! The scene where Agatha resist not to meet Tedros anymore, but her heart crave for him. In addition, Sophie’s witch symptom appear again…it make Agatha want to meet Tedros to settle another happy ever after with his kiss and banish Sophie home before somebody get killed by her. Agatha sneaking into the school for boys not noticing Sophie following her behind. Sophie really really scared Agatha will leave her behind, Agatha is the only person who ever love her…she doesn’t want her to leave her behind…and when Agatha nearly kissed Tedros, Sophie interrupted them and made them misunderstand that the one want to kill the other…

Their 2nd journey, a refreshing read indeed…if you are a fantasy book lover, you’ll love this book XD

3. Friendship Ever After

20160714-IMG01

For Day 3 of World Watercolor Month, again I made a fan art for a book title School for Good and Evil. This is a great book if you enjoy fantasy genre and interested in magical teenager life~ A story about Agatha (black haired girl) and Sophie (blonde haired girl) when they are kidnapped into the deep forest by a mysterious School Master to attend his school…School for Good and Evil…a school dedicated to trained the fairy tale characters. Good for the Princesses and Princes, and Evil for the Witches and Monsters. Unfortunately, they got into separated school…guess who got into Evil and who got into Good? Despite everything they must get through, they keep their friendship bond lovelier than ever…till a fair prince of Camelot, son of King Arthur, Tedros with blue sky eyes…pull them apart

2. Gatotkaca

IMG143

For the second day, I think I’ll make a fan art for Is Yuniarto’s books titled GARUDAYANA. These are some good books guys….they are comics actually to be precise. A comic about a long days epic called MAHABARATA. Have you heard about that? Gatotkaca is a warrior born to fight and rumored to have super strong (and hopefully sexy) body…have no childhood because some shits make him grew up faster than any child will ever face~

(Belated) Drawing Challenge: Page 93 of Random Book of Your Choosing

Well, pardon us for being late. Geby had her midterm exam and I just love my thesis so much (sense the irony please~)

So, this is our work for the “Please pick a random book, open page 93 and make a drawing out of it” Themed Drawing Challenge *quite a long title though :p sorry not sorry*

Geby used a book titled “100 years old man who climbed out the window and disappeared”

IMG123

IMG122

Meanwhile, I used a book wrote by Leo Tolstoy titled “Kreutzer Sonata”. This book is a superb!! For a man in his century, Leo Tolstoy portrayed the patriarchal society from a new point of view. I’ll write the review of this book later in this week…hopefully in English~ A bitter story about hypocrisies of nineteenth-century marriage told by a man who murdered his own wife.

Reading Challenge 2015: A Book Based Entirely on its Cover

Untuk kategori ini, aku memilih buku karangan David Levithan yang berjudul The Lover’s Dictionary. Sudah lama aku pengen baca buku ini karena covernya cantik (mari kita kesampingkan judulnya yg kayaknya lucu supaya aku bisa memenuhi kategori ini), tapi terkendala “malas baca ebook~”. aku teringat lagi pada buku tersebut setelah Hesti memposting reviewnya di goodreads.com :3 “Ah, buku cetaknya sudah muncul” pikirku

courtesy of goodreads.com

courtesy of goodreads.com

Buku ini menceritakan tentang kisah cinta sepasang kekasih dengan seluk-beluk dan naik-turunnya. Memang tidak seperti Art of Loving milik Erich Fromm ataupun On Love-nya Allain de Botton yang mempersembahkan analisa mendalam tentang cinta, tapi buku ini cantik dalam artiannya sendiri. Jika Art of Loving merupakan analisa deskriptif kenapa kita mencinta dan jenis-jenis cinta dilihat dari tahapan perkembangan kita dan On Love menceritakan tentang peliknya gulat emosi-logika dari seorang lelaki yang jatuh cinta, Lover’s Dictionary ini bercinta tentang momen-moment berkesan saat terlibat dalam percintaan. Momen-momen percintaan ini dibagi secara acak tanpa timeline dalam format kamus (dimulai dari A dan diakhiri ke Z), dimulai dari ABBERANT dan diakhiri dengan Zenith.

The Lover’s Dictionary atau Kamus kekasih ini, setiap satu istilah ditampilkan akan disertakan sepenggal kisah cinta mereka…hmmm susah ya mbayanginnya~ gini deh, kukasih satu *kucariin di google ye, harusnya sih ada*

tumblr_mgot3xum9I1qz4d4bo1_500

gini nih contohnya

Karena bukuku ada di Ekak, aku tak bisa memberi conton yang panjang dari buku terjemahannya ya. Ada satu yang kusuka…

Love, n

Aku bahkan tak perlu mencoba

Sepenggal kalimat yang singkat namun memiliki keindahannya sendiri. Penggambaran atas bagaimana cinta itu tak perlu dicoba karena…

Basis, n

Ada saat di awal ketika kamu berpikir apakah kamu sedang jatuh cinta dengan orang tersebut atau jatuh cinta pada perasaan cinta itu sendiri.

Jika saat itu tidak juga berlalu, itulah — tamatlah kau

Dan ketika saat berlalu, dia takkan pergi terlalu jauh. Dia berdiri di kejauhan, siap kapanpun kau menginginkannya kembali. Terkadang dia disana bahkan ketika kamu kira kamu sedang mencari sesuatu yang lain, seperti jalan keluar atau wajah kekasihmu

Pembawaannya yang manusiawi dan penuh emosi merupakan angin segar untukku yang lebih sering membaca literatur bertemakan logika. Buku ini bahkan tidak berusaha memberikan koreksi mengenai emosi negatif yang muncul dalam percintaan seperti…*ah, aku lupa…akan kucari di mbah gugel lagi*

tumblr_m2k3rnST4M1ru1b3zo1_r1_500Kemarahan yang digambarkan seperti layaknya kemarahan…tak ada penjelasan logis atasnya…dia hanya menyelaskan bahwa dia kesal kekasihnya mengkhianatinya. Tak ada analisa…jujur dan apa adanya XD aaah~ menyenangkan wkwkwkwk

Buku ini terdiri atas kira2 200 halaman dengan perhalaman diisi kisah-kisah pendek seperti di atas. Berkisah tentang pasangan anonim, tanpa menyertakan nama…hanya ‘aku’  dan ‘kamu’. Bahkan sampai detik ini aku tidak mengetahui apakah pasangan ini adalah pasangan cewek-cowok, cewek-cewek atau cowok-cowok. Sungguh~ dengan cara penceritaan yang kadang maskulin kadang feminin, cara berpikir yang kadang emosional kadang cukup logis membuatku berpikir “ah yaweslah…tokoh novelpun mungkin bisa kalik ya Unisex~” wkwkwkwk XD

Dan yang paling nyebelin dari buku ini adalah karena timelinenya maju-mundur, aku ndak tau bagaimanakah pasangan ini pada akhirnya. Apakah berpisah seperti layaknya pasangan dalam novel On Love-nya Allain de Botton atau tetap bersama…mana di Zenith ada kalimat “kita perlu bicara” pula!!! Arrrggghhhhhh sebal (=3=)

Akhir kata, aku emang nggak sampek susah tidur karena ndak tau endingnya…sedikit banyak taulah endingnya kalok baca meskipun timelinenya maju-mundur…dan aku menyertakan gambar (kalok bener) tokoh perempuannya

IMG12