Iya, Terjadi Balada Kunci Lagi

Yang udah mengikuti sepak terjangku secara langsung via blog, FB atau dunia nyata pasti tahu kalok aku sama kunci cs (kunci, gembok, pager, pintu dll) itu ndak jodoh kayak dewa kerang sama squidward ciyuuuus~ g percaya, tanya deh sana….

Tiap kali aku bilang “Kuncikuuuuuu….”

Itu baru kata pertama dari sekian kata selanjutnya,…tapi pasti anak2 langsung bilang “Maneh?!” tanpa merasa perlu menanyakan apa yg terjadi dengan kunciku…mereka tahu pasti kalok aku pasti kancingan di luar rumah atau lebih gomiknya lagi, di dalem rumah *miris memang….ada prihatin ke aku dan mau nyangkok sedikit otaknya ke otakku supaya aku faedah dikit ga?*

Hari itupun terjadi DRAMA antara aku dan kunci rumahku…kalo bisa dibilang spesifik se kunci kamar-rumah-pager (yg urgent benernya kamar sama pager…karena rumahku udah jadi kos-kosan dan kamarku letaknya terpisah bagaikan garasi yg dirombak jadi kamar *ya emang se*, jadi bisa langsung masuk)

Pada suatu hari di awal liburan semester ini, aku memutuskan untuk ikut paduan suara yg diikuti mas  felix dengan perhitungan menghabiskan waktu liburan dengan faedah atau kangen sama paduan suara yg selama ini kuabaikan yaaaaah, pilih yg manapun oke se~

Paduan suara yang diikuti sama mas felix, judulnya Surabaya Singer. Itu Paduan suara indie yg sama indie-nya kayak tim yosakoiku, Shibuya (PROMOSI!!! Ayuk daftar ayuk daftar!! Anggotanya cantik-ganteng!! Yang cowok cantik, yang cewek ganteng #LHAH?! *abaikan aku, tapi jangan abaikan promosiku*)…yang intinya se paduan suara (dan yosakoi) yg membiayai diri mereka sendiri kalok mau tampil~

Naaaah, hari itu hari Jumat awal liburan dimana aku harus dateng buat audisi. Dan ya ampuuun, benernya aku udah psikosomatis gara2 udah lama nggak nyanyi ala paduan suara….biasae mah cuma main ecek2 buat cari cepek’an…mursidah banget aku akhir2 ini #tepukjidat. Eh, ada yg gak tau psikosomatis g? Buat yg udah familiar sama istilah psikologi mungkin paham…tapi karena blogku sering jadi tempat nyasar makhluk2 tak bersalah yang hidup dengan pandangan hidup yang lurus bagaikan mi goreng, lebih baik kujelaskan…ehem ehem!! PSIKOSOMATIS>> keadaan dimana kamu merasa sakit padahal ndak *singkat padat jelas kan?*….hmmmmm, buat lebih gampangnya. . . .pernah ndak kamu presentasi atau tampil apa gtu di depan khalayak ramai (dance boleh, nyanyi boleh, ngeband boleh, bahkan goyang kayang juga boleh)…dan di saat kayak gitu kadang2 kita kan deg-deg an sampek keringet dingin, atau bahkan ada juga yg sampek ngerasa perutnya tiba-tiba sakit sampek2 kangen sama kamar mandi atau ngerasa mual dan ngehindari kewajiban tersebut…kalok pernah, itu namanya psikosomatis~ tenang saja, itu wajar…yg gak pernah ngerasain tuh yg gak wajar =___=) antara mereka itu cyborg atau mereka pasrah…

Audisinya se ndak HARA,…tapi kejadian setelahnya yg hara. Jadi hari itu, mafel pinjem harddiskku buat ngopi data dari temennya yg ukuran filenya sampek 30 giga. Dan karena di saat dia mau ngopi harddisknya nyelip dengan lalimnya, mafel mengeluarkan semua isi tasnya…termasuk kunci yang kutitipkan karena gantungannya yg gedhe itu~

Dan. . . . mafel lupa memasukkannya kembali wkwkwkwkwkwkwkwk XD

Jadilah diriku ini terkunci di luar rumah *1st step complete* 

Emange aku siapa hah??! Cewek biasa yg bakal nangis di depan rumah sambil ngesot gara2 gak bisa buka pintu? Aku bukan cewek….aku betina *meskipun aku tau kalok pak sam, pak teguh, eka, atau rose baca mereka bakal bilang “KON BENCONG!” yayayaya~ #pasrahsambilngupil*

Menek lah diriku… menek mana? Ya menek pager laaah~ mau menek mana lagi? Menek hatimu? Lebih gampang mbuka pager daripada mbuka hati *eaaaaaa~ #glundungan*

Habis menek pager, kuketuklah pintu rumah samping yg fungsinya seperti kos-kosan itu dengan harapan ada mbak kos yg bisa membuka pintu itu dan aku bisa ke pintu belakang kamarku buat mendobrak pintu yg dobrak-able dan aman itu…

Setelah berhasil masuk kamar dengan cara yang seringkali kuulang dan selalu berhasil itu, aku segera sms pihak berwenang, yaitu mamanda untuk memastikan dimana letak kunci serep kamarku itu…

“Mamanda, kunci serepmu yg buat kamarku itu ada di rumah yangti atau di rumah sepanjang?”

“Di yangti…kenapa mbak? Kuncimu ilang lagi ya?”

Naaaaah, dari jawaban diatas keliatan banget kan kalok salah satu hobiku adalah menghilangkan kunci bagaikan pakek sulap ajaib atau dimakan utuh2…cedih ya~ ya aku se cedih,…yg denger ceritae se pasti ngakak =__=) *teronggok di pojok’an*

Setelah mendapat jawaban kalau kunci serep ada di rumah yangti yang hanya berjarak 15 menit jalan kaki dari kandang beruang, aku memulai hibernasi dengan unyunya~ sebelum bsok harus bangun pagi demi mengesot mengambil kunci serep

. . . . . . . .  . . .

. . . . . . .

. . . .

. . .

.

Keesokan harinya…aku bangun jam 6~

Kegiatanku di pagi hari itu dimulai dengan suatu kegiatan yg amat tidak faedah, yaitu menguping tanda kehidupan di sebelah…

KENAPA???! Ya jelas laaah,…. Siapa lagi yang mapu melepasku ke dunia luas yang liar ini selain mbak-mbak kos yang punya kunci rumah sebelah sama kunci pager *walaupun pager itu sebenarnya hakikat keberadaannya bagiku hanyalah penghias depan rumah yg bisa dipanjat dengan sukses jika kau melakukannya  sepenuh hati, apalagi dengan penuh cinta dan kasih sayang*

Setelah beberapa saat menguping adanya tanda-tanda kehidupan disebelah, dan tentu saja imbuh menggedor pintu belakang yang menghubungkan ruang sebelah ke ruang belakang (yg terdiri dari kamar mandi, dapur, WC dll yg tak bisa diabaikan oleh manusia tipe apapun yg cukup normal)…dan ndak ada jawaban… sedangkan pintu itu diselot gara2 kapan hari mbak2 kosan itu drama ndak bisa mbuka pintu itu yang akhirnya agresinya itu mematahkan bagian dalam pintu yg menjaga supaya pintu itu menutup (entah apa namanya)…yg mengakibatkan pintu itu harus diselot agar kehidupan mereka tidak dilalimi tikus yang mungkin saja iseng masuk dan memakan kaki mereka…fyuuuh, lengkaplah sudah penghalang kebebasanku *ngusep ingus dengan sedih…2nd step complete…completely locked outside-inside!!*

Padahal aku ada kerja kelompok….sama jalan2 bareng Grace n Eka *penting banget ini!!!!!*

Setelah lelah menggedor pintu dan tidak memperoleh jawaban dari makhluk apapun yg ada di sana,…aku ngelesot nista di sebelah kulkas…ngesot lagi ke tempat yg kena sinar matahari buat menenangkan hati sambil merenungkan sejuta cara untuk keluar rumah tepat waktu buat kerja kelompok…

TELEPON YANGTI BUAT NGANTERIN KUNCI!!!!!!

Sebentar, biar kuluruskan cerita ini… aku bukan cucu durhaka yang meminta neneknya untuk datang menolongnya keluar dari rumah. Aku mau telepon buat minta tolong om-ku yang serumah sama yangtiku buat menolongku dari penjara ini *kadar durhakanya berkurang bukan…paling nggak om-ku bisa naik motor*

Tapi…

Telepon rumah ada di rumah sebelah *lalu antiklimaks~*….aku ndak pernah punya pulsa telepon.., apalagi setelah ada fitur LINE yg mengijinkanku  menelepon tanpa pulsa regular *memandang nanar ke arah matahari, berharap doraemon datang menolongku*

Fyuuuh~3

SMS om-ku yang biasanya dirumah juga tidak begitu membantu….di saat kamu sudah 20 menit menanti balasan dan merasa ter-PHP, bukankan itu membuatmu merasa ingin menyerah *lalu ngupil, cethek banget daya tahannya*

………….

OH GOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOD!!! *TRANSLATION>> Oh God!*

Akhirnya aku menemukan satu lagi fitur yang mendadak hadir…

SMS Mamanda – Minta tolong buat telponin yangti dan minta siapapun yg ada di sana buat menolongku – aku bebas!!

Segeralah aku mengirim sinyal S.O.S kepada mamanda

“Mamanda, bisa minta  tolong telponkan yangti? Aku ndak bisa telepon soalnya telpon kan ada di rumah sebelah, sedangkan sana diselot sama mbaknya…trus aku nggedor pintu ndak ada tanda kehidupan. Gimana ini? Aku ndak bisa keluar…padahal ada kerja kelompok sama janji keluar sama anak2… Tolong ya ma…”

“Iya mbak, bentar ya”

“Okeeee XD”

“Udah, tungguen bentar”

“Makasih mamanda :-* ”

Dan beberapa saat kemudian om-ku sampek di depan pager sambil menertawakanku LITERALLY… *yg nganter bukan om yang tak sms sebelumnya, ini om yang satunya*

Setelah menemplek pada kaca sebelah pintu yang akhirnya terbuka, mengusap airmata haru pada kebebasan yang akhirnya terbentang dihadapanku, dan dapet sangu dari yangti yang tampaknya mengkasiani cucunya yg terjebak dalam kebodohannya sendiri ini…aku ngambil minum kebelakang dan

 

CKREK~

 

Pintu belakang kebuka….ada mbak kos yang keluar sambil kucek2 mata

Aku langsung masuk kamar lagi, ngunci pintu…

Nguncal bantal sama guling yang malang ke tembok sambil menggumpat dalam hati…

WHYYYYYYYYYYYYYY??????!!!!

KENAPAAAAAA???! KENAPA BARU BANGUN SEKARAAAAAANG????!!!!! GAK TADI-TADI AJAAAAAAAAAAAA???!!!! *sambil mengutuk kasur mbak kos yang posesif dan tak kunjung melepasnya*

 

Setelah itu aku berangkat  ngampus, ngeduplikat kunci, kerja kelompok, menceritakan cerita goblik ini ke Eka sama Grace dan dihina-dina tentu saja…

 

Haaaah~ apa aku nduplikat kunci terus kutitipin Pak RT aja ya? Tapi kok nggak mbois banget ke rumah Pak RT buat ambil kunci pas kancingan…ntar aibku tersebar ke seluruh gang la’an. . . .

Advertisements

Mamanda lagi…

Like mom like daughter….

Dengan ini saya nyatakan kalo koplak n lalim itu bisa jadi merupakan penyakit genetik yang menurun…

XP

 

Semakin melihat mamanda, aku merasa ngeliat diri sendiri dalam versi lebih tua #uuppps!!

 

Pada suatu hari yg cerah dimana matahari sudah mulai lengser dan digantikan dengan sang bulan…

Aku cerita soal Hari yang disangka sama nenekku…

 

Kuma: Mamandaaa!! Tau nggak tau nggak tau nggak, kapan hari itu, Hari ditanyai “ini cewek atao cowok ya?” sama yangti…XD *tertawa diatas penderitaan Hari*

Mamanda: Kok bisa?! Padahal Eka kan lebih cantik n lebih manis…*pasang ekspresi nggak terima, ini tak adil!!*

Kuma: Heeee…iya juga ya *mencoba mereka2 wajah Eka kalo dia pake wig*

 

 

Dan kejadian ini terjadi di hari yang sama dengan nampangnya tim yosakoi ShinRa di kawinan kakaknya Sanji. Karena mau nampang, dan sapa tau ada cowok ganteng disana yang mungkin saja merupakan calon jodohku,…jadi kan aku harus dandan eaah *ganjen.co.id*

 

Begitu aku keluar dari kamar dengan keadaan wajah sudah didempul

Mamanda: Waaaah, cantiknya rek anakku…#sumringah

Kuma: Kyaaaa, jadi maluuu….cantik mana aku sama Eka?

Mamanda: eee…..sek sek hmmmm~ #mikir

….. …. …. …. ….

……………

……..

…..

Kuma: Wes, buyar… ndak usah dipikir…=,=) *menghela nafas panjang, menyerah buat nyaingi Eka*

SIAAAAAALLL!!!!! #masukkamar

 

Udah gitu, pas aku cerita ke Eka

Kuma: Ekaaa!!! Kamu tauuuu???

Eka: Apa?

Kuma: Kata mamandaku, kamu lebih cantik n lebih manis daripada Hari lhoooo~

Eka: Hooooo!!!! Aku dibilang manis…*blushing*

Kuma: . . . . . . errrr (=.=; ) ka’, kamu dibilang lebih cantik dari Hari juga lho *mengingatkan pada fakta yang MAK JLEB lagi*

Eka: Biarin! Pokoknya aku dibilang manis…#mensortirdatayangditerima

 

Nyuahahahahahahahaha……(^[]^)/

Yosakoi numpang nampang XD

Hari iniiii!!! Hari Sabtu tanggal 29 Oktober 2011!! Acara kawinan kakaknya sanji…XD

Dan mamanda-nya sanji mengundang Yosakoi ShinRa secara berbayar sebanyak 7 pasang (karena emang konsep Yosakoi tahun ini Doll-Controller, jadi harus sepaket)

Kyaaaa!!! Udah dapet makan gratis, dibayar pula!! Sapa juga yang bakal nolak??! #beruangmatre

Karena ngumpul sebelum tampilnya dirumahku, maka bergerumbullah sekitar 8 ekor yosakoi-ers dirumahku

Yang ternyata mengundang perhatian mamanda…

Ini kejadian koplak dimana aku lagi make’in eyeliner Hana di kamar, sedangkan anak2 laennya diluar kamar

Mamanda: Hooh banyaknya??!

Anak2: Malem tante….

Mamanda: Ini temen2nya Dita ya?

Anak2: . . . . . sapa tuh Dita?

#JDAAAAR!!!!

Iya juga ya…=,= anak2 kan taunya namaku KUMA, bukan DITA~

Tapi mbok ya jangan bareng2 gitu lho ngomongnya….

Hampir aja matanya Hana keculek eyeliner gara2 aku ma dia sama2 ketawa…=n=

Bisa dikeplak Revi aku kalo pacarnya sampe punya iris-kornea item eyeliner…XP

Sudahlah~ marilah kita berangkat saja….

Sampe sanapun, kegalauan tak kunjung berakhir,…

Pembawa acara dengan lalimnya memanggil penampilan YOSAKOI di urutan pertama rundown acara….!!!!! WHAAAAT!!!

Bukannya anak2 belum siap se….

Tapi Sanji-nya yang belum dateng boooosss

Dia belum selesei ganti baju dari kostum pager bagus ke kostum yosakoi…T,T;)

Udah gitu, di arena nari yang sempit (bahkan lebih sempit daripada hatikyu~ yeeeek), masih banyak para undangan yang terhormat yang berdiri dengan unyunya walaupun sudah di-instruksikah supaya minggir…=,=errrrr *tenggor kapok kon!!*

Trus trus!! #murka

Yosakoi ShinRa dikira yosakoi dari Fakultas Bahasa Jepang Unair?!!! Hah?!

Masih mending kalo dikira Nisekai…#grupnya worthed laah

LHA INI??!! Fakultas Bahasa Jepang??!! Baru tau nih kalo di Unair ada FAKULTAS BAHASA JEPANG…=3=

Setauku, di Unair adanya Fakultas Ilmu Budaya, jurusan Sastra Jepang

Sejak kapan boooo’ Sastra Jepang jadi fakultas?? Mana bahasa jepang pula?! Yang ada bahasa jepangnya kan Unesa….

*mikir* trus, kita ini darimana???? #histeris

Jdi pembawa acaranya benere dapet info sesat itu darimana? Pasti itu wangsit hasil semedi di atas kulintang

Ckckckck~

OH IYA, grup Yosakoiku dulu namanya SHIBUYA….

Tapi jadi ShinRa karena gabung sama anak Mirai

SHIbuya N miRAi ❤ ❤

Kami menerima pendaftar cowok!! Apply-lah sekarang jugaaa!!! XD kyaaa~

#promosi

Setelah penampilan yg AH SO-SO dikarenakan banyaknya kegalauan….#maap

Aku, bang Wayan ma Itok keluar buat njemput Mafel yang rencananya mau nonton penampilan yosakoi kita, tapi sayang sekali….dia terlambat

Waktu aku mbalik ke tempat ngumpulnya anak2 tadi, mereka sudah HILANG!!!!!

Bersama dengan tasku yang unyu…

Pertamanya aku mikir

“mungkin mereka pulang”

TAPI

Kenapa tasku dibawa????!!!! Tapi orangnya ditinggal??!!

GOD!!! Apakah tasku lebih worthed daripada beruang unyu calon penguasa dunia ini??? #”iya”katatuhan

Errr~

Kita ber3 sempat punya imajimasi liar tentang dunia pararel

#posisi kami, lantai 2

Bang wayan: jangan2 mereka masih dibawah trus bilang “kita lho nggak liat kalian lewat”

Kuma: itu masih mending! Kalo mereka bilang “kita lho dari tadi disini, kalian aja yang jalan terus” gimana?? Siapa coba yang ada di dunia pararel? Mereka atau kita?

Bang Wayan: Iya juga ya….trus begitu kita turun, tamu-tamu undangannya udah gak ada…ilang semuanya!! #imajinasitambahliar

Kuma: Terus kita terjebak dalam dunia pararel yang pintunya terbuka seratus tahun sekali??!!! Gimana kita bisa mbalik??? #histeris

#diakhiridenganpaksa#

Akhirnya kita menemukan anak2 lagi ganti baju di kamarnya Sanji…=,= mbok ya ngabari gitu lhoooo!!! Di sms nggak bales pula! >3< #nggondok

Okeh, skip…akhirnya ganti baju dari kostum yosakoi ke baju kondangan…XD

Keliatannya aku pake’ gaun….padahaaal~

#rahasiaperusahaan, #nggakbisadibocorin

XP

Trus kita makan2…

Diiringi sms dari Eka

“Kamu mau memperbesar swiwimu yaaaa~” #intinya

=3=;) huuuuuh!! Mak JLEB caaaaaak….

Sms lalim itu ternyata nggak berlaku….

Aku tetep makan banyak…XD
mumpung gratis reeek!!!! Hehehehehe….

Eka dilarang komen “Pantesan swiwimu tambah tebel”

#banned!!!

Disana, aku dapet info dari entah siapa *anak ShinRa juga, tapi aku lupa!!*

“Kalo bisa ngambil melati yg ada di hiasan rambutnya si pengantin perempuan tanpa ketauan, ntar kita bisa lancar jodoh lhooo!!!”

Kayaknya sumber mitos ini antara ketua, mbak melti atau Uum

Aku langsung narik nobek

Kuma: BEEEK!! Ayo kita foto sama pengantinnya!!!!!!

Nobek: Lha lapo?

Kuma: Aku mau melatinya!! #semangat

Nobek: Buat ngelancarin jodohmu? #mrengutmales

Kuma: Nggak, buat nenex

Nobek: Oooo, ayo wes…. #maklum

HUAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHA….XD

Tapi gagal….

Karena pas kita mau ke pelaminannya, si penganten udah mau turun….

Nex, tampaknya aku belum bisa membantumu saat ini~

#DRAMA

Tapi aku udah titip Sanji kok supaya diambilin beberapa setelah acara kawinannya selesei….

Marilah kita berdoa semoga Sanji bisa melancarkan jodohmu

#amin!

Endingnya!!!

Aku dapet 3 batang krisan warna ijo!! XD

Yang milih bunga unyu banget se?

Krisan warna-warni…X3

Ehehehehehe~

#pengenngambilsemuanya

#bawapulang

Tas Baru

Pas aku kelas 2 atau 3 SD, aku pengen punya tas baru. Anak pendek yg sedang unyu-unyu-nya ini memiliki keinginan urgent buat ngganti tasnya yang udah sobek2 gara2 diperlakukan dengan semena2. Dan akhirnya dia memberanikan dirinya untuk menyampaikan niat itu kepada mamanda-nya

Kuma: Ma, aku mau tas baru po’o…#pasang tampang seunyu mungkin

Mamanda: Hooo, kenapa emangnya tasmu yang lama? *ambu2 males ngeluarin duit*

Kuma: Udah sobek2 seee, lagian aku bosen pake tas itu…*urutan ke-urgent-annya kebalik, harusnya “aku bosen sih pake tas itu, apalagi udah sobek2”*

Mamanda: . . . . . . . . . . . . .#mikir

Kuma: Ayoooo ta maaaa….*nggandol dengan sepenuh hati*

Mamanda: Gimana kalo kamu pake tas kresek aja? *ide brilian mampir tiba2*

Kuma: Tas kresek?! #g mudheng

Mamanda: Iya, kalo pake tas kresek ntar tak beliin langsung banyak wes! Kalo perlu tak cariin yg warna-warni, jadi kamu bisa ganti tiap hari atau disesuaiin warna baju… Kalo hari ini merah, tak bawain kresek merah. Kalo hari ini biru, tak bawain kresek biru…#sumringah

Kuma: Hoooooooo….*tergoda…penjelasan mamanda yg terlalu outstanding mulai menarik hati seekor anak beruang*

 

Fakta:

1. Seingetku, aku akhirnya ke sekolah pake kresek selama seminggu =,= #geblek kok!

2. Padahal anak SD seragamnya cuma putih sama merah, ngapain mamanda-ku mau mbeliin kresek ijo, biru, kuning dll…=m=;

3. Tenyata CULAS n LALIM itu menurun…T,T

Ranking

Percaya g percaya #macak pembawa acara Believe it or not

Aku dulu pernah percaya kata2 mamanda (ibunda) tercinta

“KAMU TAU, YANG NAEK KELAS ITU CUMA YANG MASUK 5 BESAR”

Andai mamanda bilang ke aku yang udah bangkotan tapi tetep unyu walopun pendek ini kalimat ‘laknat’ tadi, aku pasti langsung nggali sumur trus nyemplungin rapot semua anak didunia buat menghentikan penderitaan mereka…#obsesiberuangsuper

 

Tapi, kalimat itu diucapkan bertahun2 yang lalu di saat aku masih nggak bisa berlogika dengan baik dan benar…yaitu kelas 1 SD (kalo sekarang sih  aku kena penyakit ‘g bisa mikir kalo g dipakani’ XP)

Jadi ’petuah’ mamanda tercinta itu kujadikan patokan nilai n cara belajar. Walopun aku tetep doyan maen keluar bareng anak2 tetangga yang dulunya unyuuu-unyuu, aku pasti tetep belajar dulu atau ngerjain pe-er dengan IH WAW!-nya

……………..

…………………….

………………………..

Aku percaya ‘petuah’ itu sampe sekitar kelas 5 SD…selama itu juga aku nggak pernah keluar dari tahta 5 besar di kelas *5 besar rangking, bukan 5 besar berat badan =,=a*

Aku pasti deg2an tiap terima rapot, apalagi dulu tuh terima rapot 3 kali setahun gara2 masih pake sistem caturwulan…#untung aku g tumbuh jadi beruang jantungen

 

dan pada suatu hari…

Kuma: Maaaa, aku rangking berapa?? *deg-degan…harap2 cemas*

Mamanda: Rangking 6 kum….*pasang tampang sedih. Biar meyakinkan, imbuh helaan nafas*

Kuma: . . . . . . . *sunyi selama beberapa menit* LHOOOOO!!! AKU GAK NAEK KELAS LA’AAAN!!! *histeris, hampir nangis*

Mamanda: *menepuk bahuku* Gak papa kok kum, kamu masih bisa naek kelas…nilaimu masih nutut kok…#menghiburbanget

Kuma: BENERAN TAH?? Yeeeeey….!!! *jingkrak2*

. . . . .

. . . . . . . . .

Dulu….pasti mamanda-ku ketawa culas ngeliat reaksi putri seekor beruangnya jingkrak2 gara2 naek kelas setelah galau cuma dapet rangking 6…#nggondok

 

Sekarang, aku mikir #mumpungbisa

Aku jadi pengen ngusilin anakku ntar deh *ketawa setan, balas dendam beruang*…

Anakku, yang jadi anakku ntar yg sabar eah naaak….#nyusunrencanaculas

 

Percakapan galau

Hari senin tanggal 21-2-2011, aku beli sepatu baru bareng ma ibuku…walau pertamanya sempet bingung mau beli sepatu cewek atau sepatu kets yg bertali…=,= *hmmm, pilihan yg berat* akhirnya aku milih sepatu kets bertali yg warnanya biru muda

Okaa-san: Naaah, bagus tuuuh… *memuji sepatu*

Kuma: hmm…tapi aku lebih suka pake sepatu cewek sih…*padahal udah beli n nyampe rumah*

Okaa-san:Lho, kenapa?? kalo pake itu kan g bakal belang kakimu….*bingung, padahal dah kadung beli*

Kuma: Gpp, cuma males ngiketnya aja kalo pake spatu ini…*mainin tali yg tampaknya ribet tralala*

…………..hening sejenak………….

Okaa-san: Mbak…

Kuma: Apa? *memandang dengan wajah seolah g bersalah*

Okaa-san: Alasanmu bego banget!! *mrengut*

Kuma: … …XD

Okaa-san…=,=a

Kali ini pelaku kekoplakan bukan aku…^0^ #senengbukankepalang

Pelakunya adalah watashi no Okaa-san…Okaasan tuh artinya Ibu. Jadi, pelakunya tuh ibuku (jaga2, sapa tau ada yg g ngerti artinya)

Gini, awalnya aku bilang ke ibuku kalo aku pengen potong rambut. Bukan…, bukan gara2 patah hati kok. Tapi gara2 entah kenapa kepalaku rasanya semakin tambah berat seiring dengan pertambahan panjang si rambut.

Karena rambutku keriting gantung agak gak jelas dan bentuk wajah yg entah bulat entah kotak (walau kata ernest ma grace bentuk mukaku kayak bentuk hati…), aku agak khawatir kalo potong di tukang potong rambut deket rumah. Jadi aku bilang ke ibuku kalo aku minta potong di salon yg (paling g) udah lumayan terkenal atau di salonnya tanteku.

KENAPA?? (disertai argument di bawah…)

Salon yg (cukup) terkenal: Yaah, paling g mereka udah dilatih buat ngebentuk potongan rambut si ‘korban’ sesuai sama bentuk muka……kalo sampe gak bisa, brarti mreka kurang terkenal…=,= #abaikankalimatterakhir

Salon sang tante: Meskipun g terkenal, paling g aku bisa protes kalo hasilnya kurang memuaskan

“Tantee, kurang pendek dikit…” “Tpisin yg bagian sini po’o…” dan keluhan lainnya

Kuma: Enaknya potong dimana?

Okaasan: Terserah ae…tapi kalo di salonnya tantemu se…*diucapkan dengan ekspresi gundah*

Kuma: Knapa? *g ngeh ma sumber kegundahan*

Okaasan: Ntar aja ya kalo tantemu maen ke rumahnya yangti (‘nenek’ dlm bahasa jawa) *tetap dengan ekspresi yg gundah*

Kuma: Emange kenapa harus nunggu pas tante maen ke rumah yangti??

Okaasan: Rumahnya tantemu kan jaooh…*mencoba mempersuasi*

Kuma: Ya naek bemo…*enteng, ringan*

Okaasan: Kan kita turun di seberang jalan…habis turun harus nyebrang…apalagi rumahnya…*bosen pake kata gundah…diucapkan dengan wajah gamang*

Kuma: Ya wes, emange rumahnya ada apa? *pikiran buruk muncul…jangan2 si tante melihara setan sampe ibuku g brani mampir!!!*

Okaasan: Aku kan g brani nyebrang…*…=,=a*

RUGIIIIII!!!!!!! Rugi dah aku mikir yg jelek2!! Kupikir Ibuku g brani mampir gara2 di rumah tanteku ada tuyulnya??! Atau kemungkinan paling sotoy adalah dulu ibuku pernah potong rambut disana tapi belum bayar…jadi takut ditagih ma tantenya…=,=

Huaah…=,= Ibunda, kegalauanmu simple banget…daku jadi ikutan gundah…sampe g ngakak (moga2 aku g dikutuk jadi patung ancol ma ibuku gara2 ngetawain kegundahannya)